Media Massa di Indonesia dan Disinformasi Teori Evolusi


disinformasi

CNN INDONESIA menulis berita dengan sangat tidak bertanggung jawab, dan terlihat sengaja melakukan disinformasi, melakukan pembodohan. Entah dengan maksud apa. Berita yang dimaksud berjudul Arkeolog Bantah Teori Darwin, Moyang Manusia Bukan dari Kera

Pengisi konten, jika tidak bisa dibilang Jurnalis, yang menulis di rubrik berita sains CNN Indonesia bernama “Ervina Anggraini”. Entah dengan motif apa melakukan disinformasi atas berita tersebut.

Berita yang aslinya adalah tentang temuan asal muasal struktur tulang belakang manusia modern, dan transisi dari “rib bering vertrebrae” menjadi “lower back vertebrae”. Inilah jurnah ilmiah yang memberitakan temuan tersebut; Thoracic vertebral count and thoracolumbar transition in Australopithecus afarensisPembahasannya bisa dibaca di website bertanggungjawab atas perkembangan sains, phys.org

Jadi, temuan ini menjelaskan bagaimana evolusi struktur tulang punggung dari spesies Australopithecus afarensis, sekitar 3,3 juta tahun lalu, berevolusi menjadi tulang punggung manusia sekarang. Temuan berdasarkan dari fosil spesimen bernama “Selam”, anak Australopithecus berumur 2.5 tahun, di situs Dikika, Eitophia.

Jadi ini justru salah satu temuan terbaru dalam ilmu biologi evolusi, yang berdasarkan pada teori evolusi Darwin (Spesiasi, Common Ancestor dan Natural Selection).

Tapi Ervina Anggraini ini malah menulis seperti ini pada judul artikel: “Arkeolog Bantah Teori Darwin, Moyang Manusia Bukan dari Kera.” (Ervina Anggraini , CNN Indonesia Selasa, 23/05/2017 11:12).

cnnindonesia

Pertama, Zeresenay Alemseged bukan seorang arkeolog. Arkeolog tidak punya urusan apapun dengan biologi. Prof. Zeresenay adalah profesor organisimal biology dan anatomi.

Lalu Ervina menulis begini: “Pro-kontra mengenai teori evolusi Charles Darwin hingga kini masih terus bergulir.”

Sejatinya tidak ada pro-kontra mengenai teori evolusi Charles Darwin. Yang ada adalah ilmuwan yang bergiat di bidangnya, dan orang awam yang sok tahu dan mengira dirinya lebih tahu soal evolusi dibandingkan ilmuwan yang bekerja di bidang tersebut.

Masih melanjutkan kebodohan di luar batas, tulisan selanjutnya seperti ini:

“Hasil temuan yang dipublikasikan dalam jurnal Prosiding National Academy of Sciences ini menunjukkan bahwa struktur tulang belakang manusia tidak mengalami perubahan sejak 3,3 juta tahun lalu.”

Pertama: Tidak ada manusia pada kurun waktu 3,3 juta tahun lalu.

Kedua: Yang dibicarakan bukan fosil manusia dari 3,3 juta tahun lalu. Tidak ada manusia pada 3,3 juta tahun lalu. Yang dibicarakan adalah spesimen fosil Australopithecus afarensis yang dinamai “Selam”.

Ketiga: (Kalau masih belum jelas): Australopithecus BUKAN manusia. Australopithecus Afarensis, dan, Homo Sapiens (Manusia) adalah–dua–spesies biologi yang berbeda.

Keempat: Jurnal ini justru membicarakan perubahan struktur tulang punggung manusia. Jadi tidak mengatakan “tidak berubah”, melainkan menjelaskan bagaiaman tulang punggung berubah, dari spine Australopithecus Afarensis, menjadi spine Homo Sapiens.

Kebodohan artikel CNN Indonesia terus berlanjut:

“Tim arkeolog juga melakukan penelitian terhadap fosil anak berusia 2,5 tahun dari spesies manusia purba Australopithecus afarensis.”

Sekali lagi, Austrolopithecus Afarensis BUKAN manusia. Juga bukan “manusia purba”.

Masih banyak teks lain yang luar biasa bodoh, namun sebagai penutup untuk terakhir kali.

“Temuan ini tentu mematahkan temuan Darwin yang menyebut kera sebagai nenek moyang manusia.”

Tidak pernah Darwin mengatakan kera adalah nenek moyang manusia. Manusia-adalah-Kera, tepatnya Kera besar. (Great Apes). Dan ini bukan teori Darwin. Ini adalah ilmu TAKSONOMI Biologi dasar.

Iklan

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s