Mengekalkan Ingatan Mei ’98; Kerusuhan Berpola Masif dan Terstruktur


Profesor Dadan Daihani menunjukan hasil penelitiannya atas pola kerusuhan pada 13-15 Mei 98. Beliau menemukan bahwa pola kerusuhan tersebut tidak bisa disebut natural.



Dr. Lie mengatakan, bahwa resolusi dari peristiwa pelanggaran HAM berat ini membutuhkan campur tangan negara, untuk mengakui dan membuka pada publik apa yang terjadi pada semua korban tragedi masa lalu Indonesia ini, agar korban dan keluarga akhirnya dapat berdamai.

Iklan

2 thoughts on “Mengekalkan Ingatan Mei ’98; Kerusuhan Berpola Masif dan Terstruktur

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s