Wahabi Masuk Televisi Nasional Seperti RCTI, TVOne dan ANTV, Waspada yang Lainnya


bachtiar

Bachtiar Nasir, Lc. Alumni Univ Islam Madinah, Sekjen MIUMI, dan aktif ceramah berbagai tempat ini adalah seorang misionaris wahabi di Indonesia. Beberapa tahun lalu dia berhasil menembus televisi swasta nasional ANTV bersama Yusuf Mansur dengan acara audisi pendakwah atau da’i muda. Kemudian di TVOne beliau juga pernah dengan keras mengemukakan anti-komunisme-nya dan mengisyaratkan bahwa orang-orang yang berpaham marxis-sosialis tidak berhak hidup di Indonesia. Sekarang ini sekali lagi dia menembus stasiun televisi dalam acara KULTUM di RCTI.

Paham wahabi adalah paham yang gampang sekali mengkafirkan dan mengatakan sesama muslim sebagai sesat, bid’ah, dan khurafat jika ada hal-hal yang menurut mereka tidak sesuai atau menyelisihi al-Qur’an, Sunnah, dan tiga generasi pertama umat Islam yang sering mereka istilahkan salaf al-shalih. Khusus untuk Bachtiar Nasir ini, dia menyebarkan ajaran wahabi–salah satu sekte dalam komunitas muslim dunia–setelah menyelesaikan studinya di Saudi.

Ada pengalaman pribadi ketika beberapa tahun lalu di Bekasi, tepatnya pada khutbah shalat ied, dia mengatakan bahwa Islam adalah agama sekaligus ideologi paling benar dan terletak di atas isme-isme yang ada di dunia, seperti nasionalisme, kapitalisme, sosialisme, dll. Menurutnya, umat Islam Indonesia tidak boleh mempunyai rasa nasionalis terhadap negara apalagi menjadikan sesuatu yang bukan dari Islam seperti Pancasila serta UUD 45 sebagai pedoman, panutan, dan hukum.

Kemudian dia berulah lagi dengan mengatakan bahwa Syi’ah adalah sesat dan bukan dari Islam. Karena itu, ketika terjadi kekerasan di Sampang seperti yang dialami oleh minoritas Syi’ah di sana, dia malah membandingkannya dengan tragedi di Suriah yang menurutnya adalah perang antara Sunni-Syi’ah abad modern. Sebagaimana yang tercantum dalam situs pribadinya yang bertajuk, “Jangan Ragu Memvonis Kesesatan Syi’ah.”

Kali ini dia menyerang Jokowi yang dicapreskan PDI-P di akun twitternya. Pemerintah Kita kurang tegas dan lemah. Orang semacam ini yang membuat Indonesia kacau. Media di Indonesia juga sekali lagi memegang peranan penting dalam membuat sebagian bangsa menjadi radikal, karena media hanya memikir duit. Tidak ada upaya media untuk memikirkan deradikalisasi bagi para radikalis, tapi malah melegitimasi keberadaan mereka. Sangat disayangkan.

bachtiar nasir bachtiar nasir1

Iklan

17 thoughts on “Wahabi Masuk Televisi Nasional Seperti RCTI, TVOne dan ANTV, Waspada yang Lainnya

    1. sebelumnya, saya juga mau tanya, apa itu islam??

      coba jelaskan secara rinci. dari situ mulanya, baru ujungnya di wahabi, syiah, ahmadiyah, sunni, salafi, jafari, dll dsb dkk 🙂

      /bersama kita belajar/ 🙂

  1. saya kira beliau bukanlah seorang wahabi,.walaupun beliau seorang alumni Madinah,.beliau dgn tegas menyampaikan ajaran2 islam yg benar,.beliau mengatakan islam diatas segalanya adlh betul,.jokowi mewariskan pemimpin kafir adalah fakta,.apa karena beliau berani mengatakan yg sebenarnya dan tegas maka beliau dikatakan wahabi,.kaRena beliau tdk sejalan dgn orang2 liberal yg mengatakan semua agama sama dan dan tdk menjadikaagama sbg landasan utama?

  2. Berita2 seperti inilah yang sesungguhnya berisi adu domba, pemecah belah islam yang sesungguhnya….. orang2 seperti inilah pengacau yang sesungguhnya……… ngomongnya pemersatu bangsa tapi bagaimana ngomongin orang lain seperti itu……….. pinternya dimana? orang2 yang seperti ini mungkin maksudnya baik tapi cara-nya sangat tdk benar dan tdk adil……sehingga tujuan yang baik tdk tersampaikan dan malah membuat kacau bangsa ini (alias tdk baik sama sekali)…

    1. Sok ngomong pemersatu bangsa. Memang Wahabi itu biang keladi yang semakin memperbodoh bangsa. Kalau dikatakan pemecah belah Islam, memang Islam itu sendiri apa? sesuatu yang sakral? justru dogma2 agama, bukan hanya Islam, tapi semua agama, adalah doktrin2 kebodohan semata. Apalagi dalam Islam ada yang namanya Wahabi ini. Sampah makanan yang terus didaur ulang dan dicekoki lagi ke pola pikir orang Indonesia.

      1. Oi kupretist.. Silahkan hina orangnya, silahkan hina ustadznya, silahkan hina ulamanya, insyaallah gw masih sabar, tapi kalau lu hina Islam, bwt gw darah lu pantas ditumpahkan. Dan menurut gw, bukan cuma gw yg berpikiran ky gini. SILAHKAN CAP GW WAHABI!

  3. emang kenyataan nya gitu. di jkt gub nya kafir si ahok… itu sih bukan mudah mengkafirkan. emang si ahok kafir…
    jangan menyebar propokasi deh…
    dan emang jelas kalo negara ini dipimpin oleh kafir bakal jd negara kafir.
    emangny km mau kita jd tawanan kafir…

    ane bukan wahabi…

    dan ane juga tau karakter wahabi yan suka membid’ah bid’ahkan perkara.

    dan sejatinya kita harus anti kafir, anti komunis, anti liberal dan anti sekuler.
    karna kita umat islam.. harus pro islam…

  4. UUD,.Pancasila dn aturan2 lain itu buatan manusia dan yg ditentang aturan yg dibuat manusia… yg tdk sesuai dgn aturan islam sebenarnya.. yg jelas2 sesat syi’ah yg ajarannya bertentangan dengan ajaran Islam.. pengetahuan tentang agama anda sungguh dangkal.. masih ada waktu utk bertobat!!

  5. Saya setuju dg tulisan anda…ini masalah serius..seharusnya Presiden menjebloskan ustad gadungan wahabi itu ke penjara…tdk layak di contoh tu ustad lacnatulloh (Lc)..

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s