Indonesia Butuh TV Swasta Nasional yang Sekuler


Indonesia butuh TV sekuler; yang bebas dari infiltrasi agama, anti diskriminasi terhadap minoritas dan jauh dari infotainment. Yang menayangkan acara sains di jam prime time. Yang berani tajam mengkritik pemerintah, yang tidak menjual perempuan untuk menarik animo pasar, yang tidak didikte sponsor, yang membongkar mitos dan berani menguak sejarah.

Coba kita lihat tayangan agama di Indonesia, dari sinetron sampai ceramah siraman rohani deras bak banjir. Sinetron dan FTV yang mendayu dibumbui tangisan dan penindasan, dijejali pula dengan figur serta klaim-klaim agamis. Pemberitaannya pun lebay, bahkan kabar berita juga berpihak pada beberapa elit. Lalu di jam utama yang ditampilkan adalah komedi slapstik, joget-joget tak jelas, dan hiburan yang bukannya menghibur tapi memperbodoh serta bikin pusing kepala.

Belum lagi acara talk show yang tak bermutu. Kalaupun ada, jumlahnya sangat sedikit. Terutama lagi tayangan sains sekelas National Geographic Channel tidak dipunyai stasiun televisi nasional manapun di Indonesia. Kalaupun ada seperti misalnya acara Animal Planet, ditaruh pada jam sibuk orang bekerja. Demikian pula sudah terlalu banyak tayangan di Indonesia yang mendukung domestifikasi perempuan dan menggusur peran mereka di ruang publik dengan segala aspirasi dan kecerdasannya. Mungkin mereka takut perempuan Indonesia bersuara lantang, kritis dan menjadi pemberontak seperti pernah ditampilkan oleh kaum gerwani, alih-alih kemudian yang disodorkan adalah eksploitasi tubuh dan apa yang mereka kategorisasikan sebagai “cantik”.

Tayangan berbau “makhluk astral” juga menghantui Indonesia dengan segala macam pernik mitos sert takhayulnya. Mitos dan takhayul ini dibenturkan dengan agama yang juga tidak selamanya rasional. Justru penelitian saintifik dikesampingkan. Mungkin semua ini dibungkus rapi oleh pihak stasiun televisi demi rating, tapi karena rating pula maka acara di televisi jadi morat-marit dipesan sana-sini oleh kepentingan politik atau para pemodal.

Sudah saatnya Indonesia mempunyai sebuah stasiun televisi yang benar-benar memedulikan rasionalitas, saintifik, dan berdedikasi mendidik ruang publik yang sehat dari anasir primordialisme.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s