Dari Jokowi Pengikut Freemasonry Sampai Gubernur Sok Gaul


Anda tahu teori konspirasi Freemasonry pasti sudah banyak yang kemakan kehebohannya. Diam-diam mungkin memercayainya. Biasanya pengagum teori Freemasonry paling sibuk bahas simbol dan suka otak-atik simbol. Selain Piramida, Mata Horus, burung phoenix, bintang David dan segala macam simbol lainnya seringkali dicampur adukkan. Demikian pula dengan Zionisme, Nazisme, dan sebagainya kerap saling sengkarut bila kita mengacu pada teori-teori seputar Freemasonry. Salah satunya adalah lambang tangan para superstar Rock yang sering dijumpai dalam konser-konser musik. Lambang tersebut seperti atribut wajib mereka. Namun, bagi pengikut teori konspirasi lambang telunjuk dan kelingking tegak itu diibaratkan sebagai tanduk setan. Freemasonry juga sering dibilang penyembah Dajjal, penyembah setan, dan sebagainya.

Ada tiga versi pengertian tentang simbol jari ini

1. Ini berarti “I love you”. Jari kelingking adalah huruf  “I” sedangkan telunjuk dan jempol membentuk huruf “L”. kode ini diciptakan pertama kali oleh Hellen keller sebagai kode isyarat untuk tuna rungu, hellen keller sendiri adalah seorang Theosofis dan penganut okultisme.

2. Ini berarti “el diablo”. bentuk pemujaan terhadap satan/setan yg berasal dari ritual sihir kabbalah kuno.

3. Kode jari ini adalah isyarat khusus para elite Freemason untuk berkomunikasi dengan sesamanya “the brotherhood”, menunjukkan simbol persaudaraan yang kuat terhadap sesama Mason di seluruh dunia.

Apakah anda percaya dengan teori omong kosong ini? atau ini hanyalah teori yang sengaja diumbar di publik agar dunia lebih ramai saja. Agar ada yang disebut wacana dominan dan wacana marjinal, atau cuma dagangan tukang bikin simbol biar laku dijual?

Selain simbol tangan Rock itu, apakah anda pernah tahu simbol jari tengah mengacung yang sering dilontarkan orang-orang sambil berteriak FUCK. Setelah browsing dari Internet secara instan dan berkat bantuan ustaz Google, asal kata FUCK adalah pada Medieval Time di Negara Inggris. Penduduk kerajaan itu tidak boleh melakukan hubungan seksual tanpa izin dari sang Raja. Saat mereka ingin memiliki anak, mereka harus mengajukan izin kepada pihak kerajaan. Setelah itu pihak kerajaan akan memberikan tanda semacam titah untuk digantung di pintu pasangan tersebut selama mereka berhubungan. Tanda tersebut bertuliskan “Hubungan Intim telah Mendapatkan Izin dari Raja”, atau dalam bahasa mereka ditulis dengan “Fornication Under Consent of the King” (F.U.C.K).

Tetapi dari mana asal usul keterkaitan jari tengah dengan FUCK. Yang orang-orang tahu saat ini adalah ketika seseorang mengacungkan jari tengahnya berarti FUCK. Di masa kini penggunan simbol tangan ini memang benar membingungkan. Masyarakat sekarang seperti mengkonsumsi apapun yang berseliweran di depan mata mereka. Demikian pula di Indonesia, istilah GAUL pun sekonyong-konyong bermakna urban, remaja atau anak muda, ke-kota-kotaan, bukan kampungan, dan lain sebagainya yang menurut saya sangat menggelikan.

Lalu pertanyaannya, jika ada calon Gubernur atau Gubernur DKI nanti menggunakan simbol-simbol tangan itu apa memang ikutan terpengaruh perang simbol ala penganut teori konspirasi, atau sengaja ingin nyentrik dan dibilang GAUL? Atau mungkin kita malah bilang, “Itulah orang bego, nggak tahu sejarahnya malah ikut-ikutan doang?”

Basinglah, kalau kata orang Jambi.

One thought on “Dari Jokowi Pengikut Freemasonry Sampai Gubernur Sok Gaul

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s