Alasan Mengapa MUI Mencekal Jupe


Kenapa sih ada MUI atau orang-orang macam mereka? Bagi saya mudah saja menebak alasan mengapa MUI mencekal penyanyi dangdut seperti Jupe, mereka sering menggunakan dalih goyangan dan pakaian. Tapi alasan mereka cuma satu, yaitu karena mereka sangat mudah konak. Mereka kan pasti menonton goyangannya Jupe sebelum memberi penilaian apakah penyanyi itu bisa dicekal apa tidak, lantas mereka terbayang-bayang terus dan sering konak tiba-tiba. Ditakutkan hal itu terjadi misalkan ketika mereka lagi ceramah atau menghadiri acara-acara tertentu. Takut ketahuan malu karena kemaluannya, makanya mereka langsung main asal cekal saja.

Tetapi saya jadi bertanya-tanya, memangnya MUI punya kekuatan hukum apa sih bisa cekal selayaknya kantor imigrasi atau Kementrian Hukum dan HAM. Terus kalau mereka bisa main asal cekal begitu, lantas siapa pelaksana yang jadi aparat mereka? Mungkin karena tidak ada akhirnya mereka sewa tuh laskar-laskar jalanan yang bertebaran pakai baju putih panjang seperti kuntilanak. Mereka-mereka itu yang jadi tentara partikelir atau polisi swastanya MUI buat eksekusi pencekalan. Makanya laskar-laskar macam itu terus dipelihara soalnya bisa dipakai dan disewa jasanya buat mukulin orang.

Akhirnya yang terjadi adalah perselingkuhan ulama dan tukang pukul bayaran, supaya menjaga agar tangan-tangan mereka seolah bersih padahal cuih!! Dari dulu saya benci banget sama yang namanya ulama, cara mereka mengatakan mana yang A, B, C, D sampai Z untuk dilakukan oleh perempuan. Memangnya perempuan peliharaan mereka, sesungguhnya bukan, tapi karena sistem hirarki sosial yang menempatkan ulama pada puncak piramida akhirnya ulama bisa punya akses bebas ke mana-mana termasuk berselingkuh sama sistem politik untuk meraih kepentingan mereka.

Masa demi ritual orang suci mereka, maka seluruh orang harus dipaksa manut. Kalau mau jadi orang suci mending sendirian saja. Tetapi dasar tipikal mereka mirip anak kecil yang ngambek kalau ditertawai ketika belajar sesuatu, karuan saja mereka langsung menunjuk hidung orang lain atau apapun yang dianggap mengganggu ritual orang suci mereka. Justru dengan pencekalan terhadap penyanyi-penyanyi dangdut yang dianggap bergoyang sensual, mereka semakin menegaskan betapa mereka sangat konak dan ritual orang suci mereka terganggu walaupun sebenarnya membuat mereka berahi. Aneh saja sekumpulan rakyat sipil yang ngumpulngumpul kemudian bikin grup bernama MUI, bisa tiba-tiba mencekal orang seenaknya bahkan sampai ke beberapa daerah. Kalau begitu mengapa rakyat sipil lainnya juga bikin organisasi buat mencekal MUI biar saling cekal-mencekal di antara rakyat sipil. Soal aparat eksekusi kalau mereka punya preman berjubah ngapain ditakuti, sama-sama manusia juga, pakaiannya aja yang meniru-niru Nabi.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s