Kutukan Para Diktator Indonesia


Pelarangan dan pembredelan buku yang marak terjadi, belakangan terkuak ketika dalam acara Kick Andy, para penulis-penulis buku tersebut diundang dan mengutarakan kronologisnya bagaimana bisa sampai karya-karya mereka dibredel. Cerita pembredelan buku sampai penghilangan orang adalah bukan hal baru di Indonesia. Hal ini agar masyarakat sengaja dibuat takut supaya tidak berani beroposisi. Adapula yang caranya lebih halus, yaitu dengan memborong semua buku di pasaran agar tidak beredar di masyarakat, tetapi selainnya adalah intimidasi.

Inilah tindak otoritarianisme pemerintah yang dibungkus dengan kedok demokratisasi, politik pencitraan, dan senyuman si SBY di poster-poster yang terpampang. Sejarah telah terulang, neo-diktator kembali dan terus berganti dengan mekanisme yang lebih canggih. Inilah kutukan sejarah di negara ini selama masih dipimpin oleh orang-orang otoriter dan diktator. Tirani-tirani modernisasi.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s